Sumber dari air limbah terdiri dari berbagai sektor mulai dari rumah tangga, medis dan domestik. Bahaya air limbah yang dibuang begitu saja ke lingkungan ini yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Banjir adalah contoh nyata adanya kelalaian dalam pengelolaan air limbah yang tidak benar.

Instalasi pengelolaan air limbah untuk tempat medis yang murah meriah

Air limbah medis menjadi sumber air limbah yang menakutkan bagi masyarakat pasalnya air limbah medis mengandung senyawa organik, senyawa kimia, dan mikro organisme protogen yang tidak bisa dilihat oleh mata begitu saja, selain itu air limbah medis juga kerap mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Air limbah medis berasal dari rumah sakit, puskesmas, rumah bersalin, laboratorium medis, klinik kesehatan dan lain-lain. Bila dihitung lebih dari 2000 rumah sakit yang ada di Indonesia dengan berbagai kelas, 8000-an puskesmas yang tersebar di seluruh Indonesia, dan ribuan tempat kesehatan lainnya.  Sebagian besar tempat medis itu masih belum dilengkapi dengan instalasi pengelolaan air limbah yang baik dan sesuai dengan standar dari kementerian kesehatan.

Dahulu untuk mengadakan IPAL di tempat medis degan teknologi pengolahan lumpur aktif membutuhkan biaya operasional yang besar, tingginya biaya operasional tersebut tidak bisa terpenuhi untuk tempat medis skala kecil sehingga mereka banyak yang akhirnya memilih tidak melakukan pengolahan limbah. Untuk mengatasi masalah biaya yang besar tempat medis skala kecil membutuhkan solusi pengelolaan air limbah yang lebih terjangkau bagi mereka.

Sekarang masalah tersebut sudah bisa di atasi dengan reaktor biofilter. IPAL Biofilter ini hanya membutuhkan dua bagian dalam operasionalnya, biaya yang dikeluarkan murah dan cara kerjanya pun mudah. Anda bisa mendapatkan IPAL Biofilter ini di jasa pembuatan IPAL. Prinsip kerjanya sama dengan IPAL Biofilter.

  • Air limbah di tampung dalam bak penampungan atau bak ekualisasi untuk memisahkan kotoran dan lemak dari air.
  • Air dipompa oleh reaktor biofilter anaerob dan aerob untuk menghilangkan amoniak, polutan organik dan padatan tersupsensi. Reaktor ini terdiri dari ruang pengendapan, ruang biofilter anaerob, ruang biofiter aerob dan ruang pengendapan akhir.

proses IPAL biofilter anaerob dan aerob ini efektif untuk mengelola air limbah medis karena tidak membutuhkan banyak bahan kimia, tidak membutuhkan banyak energi dan murah meriah.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *