Pernah anda mendapati kondisi listrik yang tidak stabil di rumah? Terutama ketika saat menyalakan ac ruangan. Apakah ini artinya ac anda rusak? Atau memang daya listrik di rumah tidak mencukupi? Untuk memastikannya, maka artikel berikut bisa mengatasi masalah yang sering anda hadapi. Bila anda yakin jika masalahnya bukan daya arus listrik di rumah anda, tentu penjelasan berikut bisa membantu tentang kondisi listrik di rumah yang tidak stabil ketika menyalakan ac.

Listrik yang tidak stabil saat menggunakan ac inverter terbaik, kemungkinannya bahwa ac yang dinyalakan ini memengaruhi daya listrik sehingga menjadi turun. Terutama jika ac yang digunakan adalah ac non inverter atau biasa disebut ac standard. AC non inverter merupakan jenis ac yang di dalam teknologinya belum menggunakan teknologi inverter. Sistem kerjanya bisa dilihat pada ulasan berikut. Ketika anda menyalakan ac dengan suhu ruangan 21 derajad C di ac standard, maka kompresor ac-nya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendinginkan ruangan sesuai dengan suhu yang diinginkan. Ketika suhu sudah tercapai, kompresor ac akan berhenti atau mati secara otomatis. Namun, ketika suhu di ruangan mulai kembali panas, maka ac standard ini akan kembali menggenjot kompresor untuk kembali mencapai suhu 21 derajad. Dan proses itu akan terus berulang sepanjang ac dinyalakan.

Ada naik turunnya sistem ini yang menyebabkan penggunaan listrik menjadi boros. Selain itu, para pengguna ac ketika menyalakan ac merasakan daya listriknya menjadi turun. Suara mesin yang naik turun memberikan kesan bahwa kondisi listrik sedang tidak stabil. Namun faktanya hal itu tidak ada kaitannya dengan pasokan arus listrik yang dipasang sebelumnya. Di beberapa kondisi misalnya, bukan tidak mungkin bila arus listrik tiba-tiba padam, karena adanya penarikan kompresor ketika ac bekerja begitu berat  dengan watt yang besar. Hal ini kemudian menyebabkan pasokan listrik tersedot drastis.

Pada prinsipnya, penggunaan ac, terutama ac standard yang menggunakan siklus on-off tentu akan menghasilkan puncak dan fluktuasi suhu yang jauh berbeda. Maka dipastikan jika ac standard selalu menjadi penyebab biaya listrik yang membengkak. Untuk itu perlu diberikan solusi dengan mengganti ac yang lebih rendah daya penggunaannya.

Kategori: Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *